Sunday, June 29, 2014

Review No Game No Life Eps. 1-6


Sebelum anime Sword Art Online season 2 rilis pada 5 Juli 2014, saya ingin menyaksikan lebih banyak anime yang mengadaptasi tema video game. Salah satunya adalah No Game No Life, anime yang diadaptasi dari novel ringan karya Yuu Kamiya.

Anime yang terdiri dari hanya 12 episode ini berkisah tentang Kuhaku, tim tanpa nama yang terdiri dari Sora dan Shiro. Mereka adalah saudara kandung yang mana Sora adalah kakak laki-laki berusia 18 tahun, sedangkan Shiro merupakan adik perempuan berusia 11 tahun.

Awalnya anime ini menceritakan ketika Kuhaku dalam video game hingga pada akhirnya mereka mendapatkan tantangan dari dewa dunia lain bernama Tet. Kuhaku merupakan tim yang sangat cerdas, dan tidak pernah kalah sekalipun. Sebelum bermain, mereka mempelajari gameplay-nya terlebih dahulu dengan baik dan cepat.


Tet

Setelah berhasil mengalahkan Tet dalam permainan catur, Sora dan Shiro di-summon ke dunia lain tempat Tet menjadi dewa. Dalam dunia tersebut terdapat 10 peraturan dasar yang inginya segala masalah dapat diselesaikan dengan game, apapun jenis game-nya, dan setiap game harus memiliki taruhan.

Hal yang dipertaruhkan harus memiliki nilai yang sama dan setiap pemain harus mematuhi kesepakatan yang telah diputuskan oleh orang yang ditantang. Oh iya, orang yang ditantanglah yang menentukan game apa yang dimainkan serta menetapkan peraturan dari game tersebut.

Setelah menjelaskan peraturan dunia, Tet meninggalkan mereka. Sora dan Shiro harus berjuang dalam dunia fantasi impian mereka. Dalam petualangan itu, Kuhaku berjumpa dengan cucu perempuan dari Raja di Kerajaan Elkia, Stephanie Dola. Ia merupakan putri ambisius yang ceroboh dan tidak memiliki kemampuan untuk bermain game.


Stephanie Dola

Sebelumnya, game yang saya maksudkan disini bukan video game, melainkan game apapun antara lain permainan kartu, suit bantu gunting kertas, monopoli, roulette, tebak kata dan lain-lain. Jadi istilah game disini adalah sangat umum, tidak ada batasan alis apapun bisa dijadikan game untuk menyelesaikan masalah.

Cukup informasi mengenai alur cerita anime ini. Saya tidak mau memberikan spoiler lebih banyak kepada sahabat Master, nanti pengalaman menonton anime ini jadi kurang seru.

Anime ini saya rasa memberikan cukup banyak adegan komedi, sedikit fanservise dan ecchi, serta kutipan-kutipan positif yang menurut saya cukup membangun. Hanya saja, tokoh utama yang memiliki kekutan berlebih membuat kesan menegangkan pada anime ini jadi berkurang karena saya mengetahui mereka pasti akan menang, dan memang selama ini selalu menang.

Saya menyukai peran Shiro, masih kecil tapi sangat cerdas. Namun saya kurang menyikapi sikapnya yang membatasi kakaknya untuk dapat membangun hubungan serius dengan gadis, kasihan Sora. Namun itulah yang menurut saya unik dan menjadi sisi lucu pada anime ini.

Sora dan Shiro juga digambarkan sebagai orang yang anti-sosial (unsos), dalam satu adegan diperlihatkan mereka sangat risih dengan keramaian, salah satu pertanda seseorang telah terjangkit sifat anti-sosial.


Sora (kiri) dan Shiro

Yaaa, secara keseluruhan saya menyukai anime ini. Lucunya ada, serunya juga ada. tapi yang membuat saya sedikit kecewa adalah ternyata game yang dimaksudkan disini bukanlah video game jadi kurang keren gitu aksinya. Game disini lebih mengandalkan logika dan kecerdasan dari pemainnya.

Hal yang saya sukai adalah anime ini mengajarkan penonton bahwa tidak ada kemungkinan di dunia ini, seluruhnya diperoleh dengan ilmu, kerja keras dan kebijaksanaan. Sama seperti apa yang pernah saya dengar saat menyaksikan acara Mario Teguh Golden Ways "Keberuntungan adalah gabungan antara kesempatan dan kesiapan."

Gambar yang ditampilkan pada anime ini tergolong bagus, penyuaraan karakter juga menarik walaupun terkesan berlebihan. Khususnya penyuaraan Shiro, lemes banget itu anak, seperti kurang tidur dan nutrisi. Adegan-adegannya pun tergolong berlebihan namun hal itu menjadi daya tarik.

That's all about my review for No Game No Life.

Enjoy this anime :D

No comments:

Post a Comment

Optimaks.com The Otaku OPTIMAKS design by Kaizen Template