Friday, April 4, 2014

Masih Menjadi Pengguna Produk Bajakan? Tidak Semua Harus Dibajak!

Saya sering bertemu dengan orang yang mengatakan "Jika bisa menggunakan produk bajakan, untuk apa beli produk yang asli." Beberapa kali juga saya sedikit berdebat dengan mereka mengenai hal tersebut. Bukan berarti saya ini bebas dari penggunaan pruduk bajakan. Ada beberapa memang produk bajakan yang saya gunakan tapi jika saya mampu membelinya maka akan saya beli produk yang asli.

Produk paling mendasar bagi para penggiat dunia maya adalah sistem operasi. Dari 2 PC yang saya miliki salah satunya masih menggunakan sistem operasi bajakan, sebut saya Windows XP. Namun yang satu lagi asli, Windows 7. Ada beberapa software juga yang saya gunakan karena harganya tidak terjangkau oleh kantong saya saat ini yaitu software pemrograman dan edit foto, mungkin anda sudha tahu merk apa yang saya maksud.

Hanya saja, bukan berarti dengan menggunakan beberapa produk bajakan itu saya kemudia tutup mata dan selalu menggunakan produk bajakan. Seperti yang saya katakan di awal, apabila saya mampu membelinya dan orang-orang dibalik produk itu merupakan pribadi yang saya sukai maka akan saya usahakan untuk membeli produk aslinya. Misalnya saja kaset lagu, video game mobile, film, komik dan beberapa lainnya.

Di bawah ini adalah sebagian produk asli milik saya.


Film




Kaset lagu

Sebagai penggemar game mobile, saat ini saya tidak lagi menggunakan file APK atau IPA yang bisa didapatkan secara gratis di internet. Apabila ingin memainkan game berbayar maka saya meminta gift code dari pengembang game mobile tersebut, baik untuk yang Android maupun iOS. Namun untuk game di Windows Phone, karena bisa dibeli dengan pulsa maka saya lebih memilih menggunakan pulsa. Alasannya adalah karena App Store dan Google Play mengharuskan penggunanya untuk membeli dengan kartu kreadit.

Namun belakangan, saya mengetahui bahwa saat ini pengguna bisa memanfaatkan layanan yang disediakan oleh situs payment gateway untuk membeli gift card untuk melakukan pembelian di kedua platform tersebut. Hanya saja, harga jualnya jauh lebih mahal dengan nominal yang ada pada gift card tersebut. Misalnya USD 10 dijual IDR 140.000 ~ 150.000 per buah. Namun memang begitu sih, Dollar-kan memang tidak murah.




Suatu saat nanti, apabila saya sudah lebih mendalami pekerjaan yang membutuhkan software pemrograman dan edit foto. Apabila memiliki modal yang memadai maka tidak menutup kemungkinan saya juga akan membeli produk aslinya. Supaya apa? Pastinya supaya pekerjaan saya itu lebih berkah, disamping bebas dari tuntutan hukum.

Bagi insan kreatif, apresiasi dalam bentuk membeli produk yang dibuat merupakan penghargaan yang sangat tinggi. Anda tidak dapat hanya memberikan ucapan "Produk ini bagus" terhadap suatu produk yang memang bagus, namun tidak ada salahnya untuk memberikan apresiasi terhadap produk itu, khususnya pengembang dengan membeli produk aslinya agar mereka dapat terus berkarya.

Moral dari pesan yang saya sampaikan pada artikel ini adalah sebisa mungkin gunakanlah produk asli. Apabila anda, saya, kita memang memiliki keterpaksaan untuk menggunakan produk bajakan maka pilihlah mana yang memang pantas kita bajak. Sebisa mungkin jangan bajak produk dalam negeri atau sesuatu yang mampu anda beli (murah). Kreatifitas itu mahal harganya.

Saya adalah pengguna produk "Belang-belang" artinya menggunakan produk bajakan tapi menggunakan produk asli juga. Saya rasa itu lebih baiklah daripada penggunakan keseluruhan bajakan. Satu pesan saya bagi para pengguna produk bajakan "Pembajak tidak boleh protes atau komplain terhadap kualitas produk yang dibajak."

No comments:

Post a Comment

Optimaks.com The Otaku OPTIMAKS design by Kaizen Template