Thursday, January 30, 2014

Review Attack on Titan: The Last Wings of Mankind



Attack on Titan atau sebagian penggemar lebih akrab dengan sebutan Shingeki no Kyojin adalah animasi asal Jepang yang sangat populer dunia, khususnya di Indonesia. Pada tanggal 5 Desember 2013, Spike Chunsoft, pengembang video game asal Jepang telah merilis video game yang terinspirasi oleh anime Attack on Titan itu.

Judul game-nya adalah Attack on Titan: The Last Wings of Mankind, game ber-genre action untuk konsol Nintendo DS. Sayangnya, hingga ulasan ini rilis (30 Januari 2014) video game tersebut baru tersedia untuk wilayak Jepang, apabila anda tetap memaksa untuk memainkan game ini maka gamers harus menguasai bahasa Jepang terlebih dahulu karena seluruh konten dalan video game tersebut belum ada yang berbahasa Inggris.

Secara keseluruhan game ini berhasi menampilkan gameplay dan alur cerita khas Attack on Titan dengan sangat keren. Namun terlalu berlebihan apabila saya katakan bahwa game ini sangat sempurna untuk menggambarkan aksi seru yang ada pada anime Attack on Titan. Sebelum membaca ulasan ini lebih lanjut, yuk nonton dulu trailer-nya.


Teaser trailer

Permainan ini berkisah persis seperti yang ada di anime-nya yaitu pada tahun 845 yang mana saat itu adalah pertama kalinya Titan (raksasa) berhasil menghancurkan tembok raksasa yang menjaga umat manusia di dalamnya. Saat memulai permainan, anda akan mengendalikan Eren saja, namun seiring dengan berjalannay permainan maka anda pun bisa menggunakan karakter lainnya seperti Mikasa, Armin dan beberapa Pasukan Pengintai lainnya.

Saat ini, Attack on Titan: The Last Wings of Mankind telah menghadirkan 2 downloadable content (DLC) yang semakin meramaikan gameplay pada game tersebut yaitu dengan menghadirkan kisah Kapten Levi dan Sasha Blouse yang memungkinkan anda untuk melakukan kostumisasi yang lebih fleksibel pada karakter.

Pertempuran melawan Titan akan berlangsung seru. Anda akan mengendalikan karakter untuk melakukan manuver 3 dimensi dalam rangka mengejar Titan yang menyerang kota. Namun, atraksi pada saat karakter mengendalikan peralatan manuver 3 dimensi masih kurang berkesan, khususnya dari penampilan tali saat ditembakkan.

Bagian terbaik adalah saat anda sudah menemukan Titan dan siap untuk menghabisinya. Anda dituntut untuk menekan tombol secara tepat waktu saat lingkaran berwarna merah muncul di user interface, sesuai dengan ukuran lingkaran itu sama seperti target. Mungkin agak sulit menjelaskan keadaan saat pertempuran berlangsung, oleh karena itu saya sarankan anda untuk melihat gameplay trailer Attack on Titan: The Last Wings of Mankind di bawah ini.


Gameplay trailer

Bagi saya yang mengikuti anime Attack on Titan dari awal kemunculannya hingga season pertamanya selesai, video game ini merupakan sesuatu yang sangat ditunggu kehadirannya di seluruh dunia dalam bahasa Inggris.

Selain di konsol Nintendo 3DS, Attack on Titan juga akan hadir sebagai game mobile dengan gameplay yang jauh berbeda. Judul game tersebut adalah Attack on Titan: Roar of Freedom, game ber-genre tower defense yang dikembangkan oleh Mobage. Rencana rilis dari game itu diperkirakan akan berlangsung pada musim dingin tahun 2014.

Demikianlah ulasan saya mengenai Attack on Titan: The Last Wings of Mankind. Ulasan mengenai Attack on Titan: Roar of Freedom akan saya ulas pada kesempatan selanjutnya apabila informasi yang dibutuhkan sudah cukup lengkap atau saat game-nya rilis. Hanya saja untuk Attack on Titan pada perangkat mobile itu saya kurang begitu antusias karena gameplay yang diusung video game itu seperti Clash of Clans.

No comments:

Post a Comment

Optimaks.com The Otaku OPTIMAKS design by Kaizen Template