Tuesday, December 25, 2012

Cautious Village Quest

Cautious Village Quest atau "Desa yang waspada" berfungsi untuk meyakinkan para penduduk agar menerima anda disana. Kalau tidak menyelesaikan quest ini, anda hanya bisa jalan-jalan di kota, tanpa bisa berkomnikasi lebih jauh dengan penduduk karena mereka mencurigai semua orang asing.

Catatan:
Tidak ada minimal level untuk menjalankan quest ini.

Jangan bingung iya kalau anda ke Malaya kemudian tidak ada orang yang mau diajak bicara (kecuali Kafra). Keliling-keliling dulu oke laaa, tidak ada masalah.

Pada artikel ini juga diselipkan quest utama yaitu desa yang waspada. Fungsi quest ini agar penduduk yakin untuk menerima anda sebagai orang asing yang baru datang dari luar kota, karena penduduk Malay sangat takut terhadap orang asing.

Bagaimana caranya pergi ke Port Malaya? Gampang kok, dari pelabuhan Alberta, bicara ke Optamara Crew dan katakan anda ingin pergi ke Port Malaya.


Pergi ke Port Malaya tidak gratis lhooo,
harus bayar #hahah

Pertama kali saya ke kota ini, situasi penduduk sangat tidak bersahabat (mereka melihat dengan tatapan penuh curiga). Siapapun yang saya tanya tidak ada yang menjawab dengan baik. Malah mereka mengusir saya dari kota tersebut #kurang-ajar. Ada apa sebenarnya di kota ini iya? Sepertinya mereka memiliki pengalaman buruk terhadap orang asing.

Penduduk-Malaya
Hoax banget nih orang,
ngaku2nya berani sama siapa saja tapi takut terhadap orang asing.
#najeees

Mengenai masalah ini, mungkin akan dibahas nanti. Sekarang kita lihat dulu keadaan kota dan apa saja yang terdapat di dalamnya, oke.

Lelah juga bertanya kepada para penduduk di Malaya karena tidak ada yang menjawab dengan sopan. Mereka hanya melihat saya dengan tatapan curiga, benar2 tidak sopan iya. Padahal saya kan mencoba untuk bersahabat dengan mereka. Karena masalah ini, saya akan mencoba mencari tahu alasan mereka, kenapa seperti itu.

Setelah berkeliling, akhirnya saya menemukan penduduk yang mau diajak bicara. Dia bernama Rodel The Guard (malaya 266, 76).


Rodel The Guard menjelaskan bahwa para penduduk Malaya takut kepada orang asing karena khawatir kalau orang asing akan membawa pengaruh buruk bagi kota. Penjelasan mengenai alasan penduduk berprilaku aneh sudah diketahui, sekarang dia menyarankan saya untuk bertemu dengan Leader Phong In Mumbaki (malaya 185, 358).


Leader Phong In Mumbaki adalah sesepuh di kota Malaya


Leader Phong In Mumbaki menunjukkan penampakan hantu di kota Malaya kepada anda, jadi itulah yang ditakuti oleh penduduk.


Sebenarnya saya takut juga sih, tapi gengsi lah iya. Jadi saya putuskan untuk mencoba mendekat dengan mata tertutup, ternyata para hantu itu yang takut kemudian pergi. Semoga bukan karena faktor wajah #hahah.

Akibat kejadian tersebut, anda mulai disambut baik oleh beberapa penduduk. Kemudian bicaralah kepada Old Man Nardo (malaya 181, 353).


Old Man Nardo akan meminta membantuan yaitu barang2 milik anda untuk dijadikan jimat pengusir roh jahat, dengan jelas dia minta kancing (padahal bajunya oke, tidak ada kancing yang lepas gitu).

Tinggalkan dulu pak tua ini, nanti dibantu deh. Sekarang temui Romel (malaya 224, 267). Dia akan meinta barang2 milik anda yang nantinya akan dijadikan jimat untuk mengusir hantu #sinting.


Sama saja dengan Nardo,
minta kancing untuk dijadikan jimat #bruakakak

Lanjut lagi petualangannya, sekarang bicara kepada Talah (malaya 223, 267) yaitu anak perempuan yang berada persis di sebelah Romel.


Talah adalah anak dari Romel, bicara dengannya sama saja bicara dengan bapaknya. Minta kancing juga #aaakh.

Tinggalkan saja kedua orang itu, kita lanjut ke pekerjaan yang lebih penting. Kita cari penduduk yang lebih masuk akan, dan tidak minta kancing untuk jimat. Sekarang temui Collection Dealer Weon (malaya 295, 171).


Sama saja dengan yang lainnya, sekarang dia minta kancing dari saya untuk mengusir hantu (kenapa kancing sih?) #cape-deh.

Lupakan saja lah orang yang minta kancing itu (setelah dipikir2, saya kan menggunakan armor, bukan baju), lanjut kepada penduduk lain yang bernama Blacksmith Pandoi (malaya 119, 217). Sepertinya orang ini terlihat elegan, tidak mungkin dia minta kancing untuk jimat. Bicara dengannya!


Ya ampuuun,
kenapa penduduk di kota ini selalu meminta kancing?

Tinggal saja lah iya, males juga bicara dengan penduduk yang minta kancing untuk dijadikan jimat. Memangnya saya dukun #hahah. Secara kancing sih banyak lah di tukang jahit, jangan minta ke saya gitu donk. Lanjutkan perjalanan, bicara kepada Pedro The Sailor (malaya 326, 68). Saya berfikir kalau ini adalah penduduk terakhir yang akan saya tanya, jika masih minta kancing, saya akan tanyakan masalah ini ke Leader Phong In Mumbaki (secara, saya kan jadi tidak nyaman berada di kota ini).


Ciyus miapah? Sampai pelaut yang pemberani pun minta kancing. Segitu menakutkan hantu di kota ini #penasaran.

Hal ini harus ditanyakan kepada Leader Phong In Mumbaki (bicara lagi dengannya), mungkin dia memiliki solusi untuk masalah ini. Minimal agar nyaman berada di kota ini, bayangkan setiap bicara kepada penduduk, mereka selalu minta kancing. Kepana kancing? Daripada minta celana kolor #hahah.

Leader Phong In Mumbaki akan memberikan solusi agar anda memberikan Holly Water dan Blue Gemstone kepada penduduk, karena benda tersebut dinilai memiliki efek kejiwaan (bahasanya mantap) yang akan membuat penduduk berfikir kalau benda itu bisa mengusir roh. Iya bohong sih, tapi daripada kancing... tidak masuk akan banget digunakan untuk mengusir hantu #wkwkwk.


Quest box

Temuilah penduduk yang minta jimat kepada anda secara berurutan dan berikan masing2 1 Holy Water dan 1 Blue Gemstone jadi total barang yang harus dibawa untuk mereka semuanya adalah 6 Holy Water dan 6 Blue Gemstone.
  • Old Man Nardo
  • Romel
  • Talah
  • Collection Dealer Weon
  • Blacksmith Pandoi
  • Pedro The Sailor

Setelah memberikan semua barang, kembalilah ke Leader Phong In Mumbaki untuk melaporkan bahwa semua penduduk telah diberikan jimat untuk mengusir hantu (padahal dibohongin tuh #hahah). Lalu Leader Phong In Mumbaki mengatakan bahwa anaknya yang bernama Imelda sudah menemukan cara untuk melindungi kota dari gangguan hantu, sehingga anda tidak perlu lagi memberikan jimat kepada penduduk, setelah itu anda akan mendapatkan hadiah berupa base dan job EXP.

Akhirnya semua penduduk telah memiliki kepercayaan diri karena memiliki jimat untuk mengusir hantu, dan sangat berterima kasih kepada anda. Sehingga mereka sudah ditak menaruh curiga kepada dan mengijinkan anda untuk menggunakan semua fasilitas di kota Malaya #wuhuuuw.

Anda bisa mendapatkan quest harian dari Old Man Nardo, ROmel, Talah, Collection ealer Weon, Blacksmith Pandoi, dan Pedro The Sailor.

Happy RO ^^

No comments:

Post a Comment

Optimaks.com The Otaku OPTIMAKS design by Kaizen Template